Islamic Defenders - Ia mendapat ijazah di bidang Teologi Kristen.
Namun, pengetahuan Kristennya yang begitu mendalam, menjadikan perempuan
paruh baya ini mencintai Islam.
Rushbrook yang berganti nama Ruqaiyyah Waris Maqsood setelah memeluk
Islam, merupakan salah satu penulis buku-buku Islam paling produktif.
Puluhan buku berkenaan dengan Islam telah ditulis oleh perempuan
kelahiran London, Inggris, tahun 1942 ini. Buku-bukunya termasuk best
seller dan menjadi referensi serta rujukan di berbagai negara.
Showing posts with label Mualaf Dunia. Show all posts
Showing posts with label Mualaf Dunia. Show all posts
Sunday, 4 August 2013
Alhamdulillah, 45 orang Filipina serentak Masuk Islam
Islamic Defenders - Sebanyak 45 orang pekerja asal Filipina di Arab Saudi mengucap dua kalimat syahadat secara serentak. Mereka menerima Islam setelah mendapat pencerahan dari ulama pusat kajian agama milik pemerintah.
Situs emirates247.com melaporkan, Kamis (7/3), secara rutin para ulama mengunjungi beragam tempat yang memperkerjakan tenaga asing. Pemuka agama asal lembaga dakwah Islam di Ibu Kota Riyadh ini rajin memperkenalkan agama Nabi Muhammad itu pada para tenaga kerja itu.
Satu per satu dengan pendekatan persuasif beberapa tertarik untuk mengetahui Islam lebih lanjut. Setelah mendengar penjelasan ulama ini sekitar 45 orang Filipina Senin lalu menyatakan diri siap bersyahadat.
"Ini memang kegiatan berkala agar para non-muslim dari luar negeri mendapat pengetahuan soal Islam langsung dari tanah sumbernya," ujar manager lembaga dakwah Syekh Muhammad Al Dousari.
Dousari berharap makin banyak pekerja asing di Saudi tertarik untuk mengenal Islam dan memeluk agama Rasulullah tesebut.
sumber:
http://islamic-defenders.blogspot.com/2013/03/alhamdulillah-45-orang-filipina.html
Abdullah Rolle: Mengenal Islam, ketika Amerika menginvasi Irak
Abdullah Rolle membetot perhatian umat Islam di berbagai negara lewat
album nasyid yang diluncurkannya. Pada 2010 lalu, ia sukses merilis
album berjudul The Journey.
Dua tahun sebelumnya, album nasyid yang d pada tahun 2010 silam.
Sebelumnya, pada tahun 2008, album nasidnya yang bertajuk Patience juga
laris di pasaran.
Berbagai pentas sudah dilaluinya. Ia telah tampil di sejumlah negara,
seperti di Eropa, Kanada, Afrika Selatan, Kuwait, Qatar, dan India.
Abdullah juga sering muncul di stasiun televisi besar seperti
Al-Jazeera, Peace TV, Islam Channel, S-Channel, dan Iqra.
Selain fokus menyiarkan dakwah Islamiyah lewat nasyid, Rolle pun
serius mengelola studio, menjadi produser, mengerjakan jingle dan
memberikan materi untuk beragama program acara. Di balik pencapaiannya
yang begitu cemerlang, Abdullah Rolle ternyata adalah seorang mualaf.
Ia terlahir dari keluarga Kristen. Rolle mengaku mengenal Tuhan
dari ibunya. Sang ibu selalu menceritakan kepada tentang Tuhan, tapi
tidak pernah benar-benar mengajarkan tentang ketuhanan. Dia menjalankan
kegiatan ibadah di gereja tanpa mempertanyakan apapun. Rolle memeluk
Kristen karena memang dilahirkan dari keluarga Kristen.
Bakat musiknya sudah tumbuh sejak kecil. Di usia dini, ia belajar
piano dari sang kakak. Dia belajar musik di London dan selalu datang di
workshop musik untuk mendapatkan ilmu dan kesempatan guna menunjukan
bakat bermusiknya. Sampai pada umur 17 tahun, dia masih berkutat dengan
berbagai alat musik.
Ketika banyak orang menganggap suaranya enak untuk didengar, Rolle
mulai percaya diri untuk bernyanyi. ‘’Suatu hari saya datang di sebuah
workshop, saya ambil mikrofon, lalu saya menyanyi. Ternyata banyak yang
menyukai suara saya. Pada saat itulah saya mulai bernyani,’’ ujarnya
seperti dikutip laman http://www.islamonline.net.
Shariffa Carlo, dari Benci Berubah Cinta Islam
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON–Sebaik-baiknya manusia berencana, Allah
Yang Maha Besar yang menentukan. Demikian benang merah kisah perkenalan
Shariffa Carlo dengan Islam. “Aku tahu seluk beluk tentang Islam. Tapi
saat itu, aku memiliki agenda untuk menghancurkan Islam,” kenang
Sharifa.
Keterlibatan Shariffa dalam kelompok anti Islam boleh dibilang tidak
sengaja. Saat itu, anggota kelompok itu melihat bakat dan kemampuannya
seperti keahlian berdiplomasi dan menguasai isu-isu Islam dan Timur
Tengah. “Orang itu lalu berkata padaku jika bergabung maka ada jaminan
aku akan bekerja di kedutaan besar AS di Mesir. Dia ingin aku pergi
kesana untuk berbicara dengan muslimah dan mendorong gerakan terkait
hak-hak perempan,” kata dia.
Banyak Yang Memeluk Islam, Umat Kristen Gaza Protes
Berpindahnya dua orang Kristen menjadi Islam baru-baru ini mengundang
perdebatan cukup pelik di Jalur Gaza.”Kami semakin khawatir terhadap
anak laki-laki dan perempuan kami,” Fatin Ayyad, bibi dari Hiba Daoud,
yang sekarang memeluk Islam, mengatakan kepada Reuters sebagaimana dilansir oleh onislam, 26 Juli.
“Jika orang-orang itu memeluk Islam karena mereka sendiri akan hal
itu tidak akan menjadi masalah. Tapi mereka berada di bawah tekanan.”
Hiba adalah satu dari dua orang Kristen – seorang pria dan seorang wanita – yang baru saja memeluk Islam.
Yahya Yopie dan Keluarganya, Mantan Pendeta Yang Memeluk Islam
Warga di kota Tolitoli di penghujung bulan Ramadan 1427 Hijriah belum
lama ini, dihebohkan dengan salah seorang pendeta bersama seluruh
keluarganya memeluk Islam. Di mana-mana santer dibicarakan soal Pendeta
Yahya Yopie Waloni dan keluarganya masuk Islam. Bahkan media internet
pun sudah mengakses kabar ini. Bagaimana aktivitas eks pendeta itu
setelah memeluk Islam. Berikut kisahnya:
Saturday, 3 August 2013
Anne William Kennedy, sang Perempuan Inggris masuk Islam di Gaza
Anne William Kennedy,
perempuan dan cendekiawan asal Inggris, Sabtu lalu mantap memeluk Islam
di Jalur Gaza, Palestina. Dia mengucapkan dua kalimat syahadat
didampingi oleh Ketua Asosiasi Sarjana Palestina Dr. Salim Salama.
Kantor berita ABNA melaporkan, Senin (23/7), setelah selesai bersyahadat dan diteruskan doa, Anne dan Salim melakukan konferensi pers di kantor Asosiasi Sarjana Palestina diliput oleh beberapa stasiun televisi. Dia lalu mengganti namanya menjadi Khadijah Hassan.
Kantor berita ABNA melaporkan, Senin (23/7), setelah selesai bersyahadat dan diteruskan doa, Anne dan Salim melakukan konferensi pers di kantor Asosiasi Sarjana Palestina diliput oleh beberapa stasiun televisi. Dia lalu mengganti namanya menjadi Khadijah Hassan.
Albumnya Laku 7 Juta Copy Rapper Loon Malah Masuk Islam
Di Amerika Serikat, nama Bad Boy Records
amatlah kesohor sebagai label rekaman yang mengusung aliran musik rap.
Salah satu penyanyi yang pernah bernaung di bawah payung label ini
adalah Loon. Loon sendiri merupakan nama panggung yang digunakan oleh
penyanyi yang memiliki nama asli Chauncey Lamont Hawkins ini.
Bersama dengan pemilik Bad Boy Records
yang juga rapper Amerika, Sean John “Diddy” Combs, dan penyanyi Usher,
Loon berkolaborasi membawakan single berjudul I Need a Girl di tahun 2002. Dan, dalam waktu singkat single yang menjadi lagu pertama dalam album bertajuk We Invited The Remix itu langsung menduduki posisi keempat tangga lagu Billboard Hot 100.
Bilal Philips, Mantan "Dewa Gitar" yang Membuat Ribuan Tentara AS Masuk Islam
Nama Bilal Philips sedang menjadi pembicaraan di kalangan parlemen
dan politisi Denmark, terkait rencana kedatangan cendekiawan muslim itu
ke Denmark untuk menjadi pembicara dalam konferensi yang digelar
organisasi pemuda komunitas muslim di Denmark.
Sejumlah anggota parlemen dan politisi di negeri itu merasa resah
dengan rencana kedatangan Philips karena menganggap Philips adalah
seorang tokoh muslim garis keras. Negara Inggris dan Australia, memang
melarang Philips masuk ke kedua negeri itu, karena ceramah-ceramah
keagamaan Philips yang dinilai menghasut orang untuk melakukan
kekerasan.
Philips dalam salah satu rekaman video ceramahnya juga pernah
mengatakan bahwa penyakit AIDS adalah hukuman tuhan untuk para
homoseksual dan ia mengusulkan hukuman mati bagi kaum homoseksual. Di
rekaman video lainnya, Philips membela aksi bunuh diri, dan menyebut
serangan bunuh diri sebagai senjata perang yang sah.
Siapa sebenarnya Bilal Philips yang bergelar doktor itu dan apa latar
belakangnya sehingga ia dicap sebagai cendikiawan muslim garis keras
oleh negara-negara Barat?
Subscribe to:
Posts (Atom)







